CoSOF (Collective Self-Organization Framework) merupakan kerangka kerja terintegrasi yang menjelaskan pengorganisasian-diri kolektif di sistem sosioteknik sebagai sebuah proses holistik yang mencakup tatakelola kolektif, adaptasi, dan transformasi. Kerangka kerja ini menjelaskan bagaimana ketiga proses pengorganisasian-diri dapat memfasilitasi pembelajaran kolektif namun juga rentan terhadap jebakan pembelajaran (learning pitfalls). Dengan memetakan keterhubungan antara ketiga proses pengorganisasian-diri, kerangka kerja ini menawarkan sebuah lensa untuk memahami bagaimana sistem kolektif dapat memanfaatkan atau kehilangan momen pembelajaran yang ditawarkan oleh dinamika sistem sosioteknik yang terus berkembang. Kerangka kerja ini dikembangkan melalui tinjauan literatur sistematis, tinjauan dokumen, dan wawancara terhadap 20 dosen dari 10 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia dalam kurun waktu 2022 hingga 2025.
Kerangka kerja ini dirancang untuk membantu organisasi dalam menciptakan kondisi di mana kapabilitas pengorganisasian-diri kolektif dalam sistem sosioteknik dapat diwujudkan dan dipelihara secara seimbang untuk mendukung pembelajaran kolektif komunitas akademik secara berkelanjutan. Kerangka kerja ini mendefinisikan tiga jenis proses pengorganisasian-diri secara terintegrasi yang umumnya dibahas secara terpisah.