Kerangka kerja ini ditujukan bagi komunitas akademik, pengelola institusi, dan pembuat kebijakan di perguruan tinggi untuk memandu analisis dan konfigurasi kondisi yang mendukung berkembangnya kapabilitas pengorganisasian-diri di dalam organisasi, dengan memetakan tujuh dimensi dan tiga proses pengorganisasian-diri untuk menilai secara mandiri apakah siklus proses pengorganisasian-diri yang berjalan pada aktivitas di perguruan tinggi telah dijalankan secara seimbang dan berkelanjutan.
Kerangka kerja ini direkomendasikan untuk digunakan oleh internal organisasi dalam membantu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan area perbaikan dalam mendukung pengorganisasian-diri kolektif. Penggunaan kerangka kerja ini lebih tepat sebagai instrumen pembelajaran organisasi daripada sebagai alat evaluasi oleh pihak eksternal.
Instrumen self-assessment sebaiknya tidak hanya diisi oleh pimpinan, tetapi juga melibatkan pemangku kepentingan untuk menghindari bias persepsi. Pengguna yang direkomendasikan meliputi pimpinan perguruan tinggi, dosen, serta unit lain yang terlibat dalam pengembangan organisasi.